Moderasi Beragama sebagai Standar Penerapan Dakwah dalam Pembinaan Umat

Authors

  • Rina Rahadian Susana Sekolah Tinggi Agama Islam KH. Badruzzaman Garut Author
  • Imas Ismahayati Sekolah Tinggi Agama Islam KH. Badruzzaman Garut Author

Keywords:

Moderasi Beragama, Penerapan Dakwah, Pembinaan Umat

Abstract

Keberagaman yang dimiliki Indonesia mulai dari agama, budaya, suku, dan ras, tak jarang dapat menimbulkan berbagai konflik dalam masyarakat. Diantaranya adalah terjadi perdebatan tentang kebenaran atau ketidakbenaran, dan sesuatu yang putih atau hitam tanpa disertai pemahaman mendalam tentang masalah tertentu dan pengetahuan luas, sehingga akibatnya menyebabkan perselisihan, pertikaian yang berkesinambungan. Selain itu, perselisihan tersebut juga terjadi akibat sikap-sikap ekstrimisme, dan diluar batas dalam berpikir serta bertindak atau disebut dengan radikalisme. Melihat fenomena tentang radikalisme maupun kekerasan yang seringkali mengatasnamakan agama Islam yang terjadi akhir-akhir ini, maka diperlukan upaya yang maksimal dalam menghadapi era dimana segala informasi didapat dengan mudah kapan pun dan dimana pun. Cara preventif dan antisipatif yang bisa dilakukan selain memperkuat pemahaman ajaran Islam secara menyeluruh uga perlu moderasi dalam aspek keagamaan. Pada hakekatnya, moderasi beragama dapat menjadi sebuah jalan tengah di tengah keberagaman agama di Indonesia.

References

Aziz, Moh Ali. (2004). Ilmu Dakwah. Jakarta: Kencana.

Darlis. (2017). Menyusung Moderasi Islam Di Tengah Masyarakat Yang Multikultural. Jurnal Rausyan Fikr.

Fahri, Muhammad dan A. Zainuri. (2019). Moderasi Beragama di Indonesia. Jurnal Intizar, vol 25, no. 2.

Hanis, Nikma Wahyuni and Atika Marzaman. (2020). Peran Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Dalam Pemberdayaan Perempuan Di Kecamatan Telaga. Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), 8.2.

Hefni, Wildani. (2020). Moderasi Beragama Dalam Ruang Digital: Studi Pengarusutamaan Moderasi Beragama Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Jurnal Bimas Islam 13, no. 1.

Islam, Khalil Nurul. (2020). Moderasi Beragama Di Tengah Pluralitas Bangsa: Tinjauan Revolusi Mental Perspektif Al-Qur’an. Kuriositas 13, no. 1.

Kattsoff, Louis O. (2004). Pengantar Filsafat. Yogyakarta; Tiara Wacana Yogya.

Maskuri, dkk. (2020). Mengembangkan Moderasi Beragama Mahasantri Melalui Ta’lim Ma’hadi Di Pesantren Mahasiswa. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 7, no. 1.

Misrawi, Zuhairi. (1970). Kesadaran Multikultural Dan Deradikalisasi Pendidikan Islam: Pengalaman Bhinneka Tunggal Ika Dan Qabul Al-Akhar. Jurnal Pendidikan Islam.

Murtadho, Ahmad. (2015). Tindak Kekerasan Yang Mengatasnamakan Agama Ditinjau Dari Tindak Pidana Penyalahgunaan Agama Pasal 156a KUHP (Prespektif Ajaran Islam). Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.

Nahak, Hildgardis M.I. (2019). Upaya Melestarikan Budaya Indonesia Di Era Globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5.1.

Nopryana, Rahma Dwi. (2020). Filosofis Kebenaran Fiksi Sebagai Pengembangan Intelegensi Bagi Kehidupan Individu Manusia. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, IAIN Metro.

Salamah, dkk. (2020). Upaya Menyemai Moderasi Beragama Mahasiswa IAIN Kudus Melalui Paradigma Ilmu Islam Terapan. Quality 8, no. 2.

Syukir, Asmuni. (2002). Dasar-Dasar Strategi Dakwah Islam. Surabaya:Al-Ikhlas.

Yaakub, dkk. (2019). Islamic Moderation (Wasatiyyah) Manifestation of Practices: An Elaboration of Its Degree of Effectiveness’, Humanities and Social Sciences Review.

Downloads

Published

2024-08-19

Issue

Section

Articles